Tuesday, 3 February 2015

Orang Gemuk Banyak Makan, Banyak Makan Belum Tentu Gemuk

Banyak Makan, gemuk, obesitas, kegemukan

Ketika saya lontarkan kalimat kepada teman-teman,
"Orang gemuk itu banyak makan, tetapi banyak makan belum tentu gemuk"
sebagian dari mereka tidak terima, menyangkal, protes, dan lain-lain, tetapi sebagian yang lain mengiyakan. Yang gemuk tidak terima karena merasa tidak terlalu banyak makan. Sementara yang kurus mengiyakan karena merasa sudah banyak makan tetapi tetap kurus.

"Aku makannya sedikit, tapi tetap gemuk."

"Makanku sudah banyak, tetapi kok tetap kurus ya..??!

Yang gemuk mengklaim sedikit makan, yang kurus mengaku sudah banyak makan.

Salah satu penyebab orang itu gemuk atau kurus adalah metabolisme tubuh tidak berjalan dengan lancar, dengan kata lain, ada bagian-bagian tubuh yang tidak berfungsi normal. Salah satu solusinya adalah berolahraga yang benar dan teratur. Dengan berolahraga, yang gemuk akan mengalami penurunan berat badan sampai mencapai ideal. Sementara yang kurus akan mengalami kenaikan berat badan sampai ideal.

Simak juga Olahraga Ringan untuk Kesehatan.

Apa Betul Orang Gemuk Makannya Sedikit? 




Mereka mengklaim makannya sedikit itu karena salah dalam mendefinisikan arti makan. Menurut mereka, yang dikatakan makan itu adalah makan nasi. Kalau menghabiskan lontong mie satu piring itu belum makan, menghabiskan kolak satu mangkok katanya belum makan, makan roti, camilan, kerupuk, keripik, dan lain-lain katanya belum makan. Padahal makanan-makanan tersebut kandungan karbohidrat dan lemaknya mendominasi.

Kebanyakan orang gemuk memang makan nasinya sedikit, tetapi camilannya banyak (pengalaman pribadi, pernah gemuk hingga 96 kg). Makan nasinya mungkin sama dengan kebanyakan orang pada umumnya, tetapi mulutnya tidak pernah kosong dari makanan. Orang gemuk tidak akan bisa bertahan lebih dari 2 jam tidak mengunyah apa-apa. Ada saja yang dimakan, minimal permen karet.

Selain itu orang gemuk aktivitas fisiknya lebih sedikit, jalannya lamban, lebih banyak duduk, tetapi lebih mudah berkeringat, cepat sumuk. Itu membuktikan bahwa orang gemuk itu banyak makan. Banyak makan berarti banyak menghasilkan energi. Kelebihan energi ini akan disimpan sebagai energi cadangan dalam bentuk lemak. Sebagian lagi dikeluarkan dalam bentuk keringat.

Simak juga, Selalu Merasa Lapar, Inilah Penyebabnya.

Mengapa Banyak Makan Belum Tentu Gemuk

badan kurus, krempeng
Ada banyak faktor penyebabnya. Di antaranya adalah karena kerja metabolismenya terlalu tinggi. Sebanyak apapun dia makan akan cepat dibakar oleh tubuh yang hampir seluruhnya menjadi energi dan hanya tersisa sedikit saja yang menjadi lemak atau otot. Artinya, ada beberapa organ tubuhnya yang tidak berfungsi normal. Agar organ tubuh dapat berfungsi normal lagi, lakukan olahraga yang teratur dan terukur.

Terus, Apa Definisi Makan yang Benar? 

Makan adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulut dengan cara mengunyah atau menelan. Kursi, kalau dimasukkan ke dalam mulut juga termasuk makan, namanya makan kursi (he he he... asal dapat mengunyah atau menelannya).

Dengan definisi di atas, kini saya sadar bahwa saya dulu memang banyak makan. Walaupun dulu banyak orang heran, termasuk istri, saya makannya sedikit kok tambah gemuk.

Simak juga Camilan Sehat untuk Diet.

Demikian informasi tentang hubungan antara orang gemuk dan banyak makan. Semoga bermanfaat.



No comments:

Post a Comment

Maaf, komentar yang tidak berhubungan dengan isi artikel, banyak mengandung singkatan kata, atau mengandung link aktif, tidak kami tayangkan.

Komentar Anda akan kami moderasi sebelum kami tayangkan. Centang 'Notify me' agar Anda mendapat pemberitahuan lewat email bahwa komentar Anda sudah ditayangkan.